Showing posts with label bercermin tidak merias. Show all posts
Showing posts with label bercermin tidak merias. Show all posts

Friday, 2 November 2007

Tuhan atau Majikan?


Itu yang aku hadapi siang tadi, ketika beberapa teman sudah berangkat menuju masjid di belakang kantor untuk Sholat Jum'at.

Sang majikan menunggu hasil kerjaan yang tiba-tiba dia rubah dan berharap secepat kilat semua beres, alangkah lebih bijaksana kalau beliau mempekerjakan Harry Potter atau siapa pun yang adalah lulusan Hogwarts, bukan lulusan Institut Teknik Negeri yang butuh 7 tahun untuk memakai toga. Dan demi memuaskan sang majikan pun aku tinggalkan kewajiban Sholat Jum'at. Dan setelah semua beres aku bergabung makan siang bersama rekan kantor lain, dengan wajah ceria, tanpa beban, bercanda-tertawa.

Sore hari aku termenung, apakah Tuhan tidak sebegitu mengerikan di banding majikan? Dan aku pun menyalahkan ibu majikan : Majikan macam apa sih yang membiarkan anak buah nya bekerja pas waktunya Sholat Jum'at?! Padahal beliau juga muslim (yang tidak begitu taat dan lebih memilih alkohol sebagai pencerahan dari pada menghadap sang pencipta dan berdoa)

Sangat memalukan diri ku ini. Tanpa perlawanan aku sudah memilih majikan atas Tuhan, dan dengan rasa bersalah yang terlambat, aku mengkambing-hitamkan sang majikan yang bersikap tak semena-mena. Sudah cukup jauh aku menjauhkan diri dari Tuhan. Apa Tuhan masih mengampuni ku? Sedangkan aku sendiri masih ragu Dia mengampuni aku karena tidak berusaha (dengan keras) untuk tidak menjadi gay, bahkan dengan meragukan ampunan-Nya saja sudah menambahkan timbangan dosa ku..

Aku pikir dengan membuang komik-komik hidup setelah mati (yang berisi kan gambar rekaan manusia tentang indahnya surga dan panas nya neraka) dari koleksi komik-komik ku bisa membauat hidupku lebih tenang. Ternyata tidak.